Header

6/29/2012

Introducing Glaucus Atlanticus, The Beautiful Sea Creature


Di film-film fantasi seringkali kita melihat makhluk-makhluk laut yang menakjubkan beraneka ragam warna dan bentuk. Ada yang punya sayap, berwarna bak pelangi, ada juga yang berkilau-kilau memantulkan indahnya cahaya matahari. Dapat anda bayangkan? Ternyata di dunia kita ada juga makhluk-makhluk yang menakjubkan. Salah satunya adalah Glaucus Atlanticus. Tak hanya cantik, hewan satu ini juga memiliki kemampuan menakjubkan!

Glaucus Atlanticus bukanlah ikan, dia termasuk dalam golongan mollusca. Hewan ini hidup di laut terbuka dan melayang-layang di dekat permukaan laut karena perutnya terisi oleh gas. Warnanya yang biru sebenarnya adalah salah satu bentuk pertahanan diri dari predator yang disebut mekanime counter-shading. Warna tubuh bagian atasnya berwarna biru laut dengan garis putih yang membuatnya sulit dilihat dari atas oleh burun pemangsa. Sedangkan bagian bawah tubuhnya berwarna perak abu-abu yang membuatnya tersamar dengan warna permukaan air membuatnya sulit dilihat oleh ikan predator.

Tidak berhenti sampai di situ, Glaucus Atlanticus juga memiliki kemampuan pertahanan yang unik. Hewan ini memakan organisme invertebrata yang beracun sebagai diet sehari-harinya, misalnya P. Physalis, V. Velella, P. Porpita yang ketiga-tiganya dihindari oleh para pelaut portugis masa lalu karena sengatnya yang menyakitkan.

Glaucus Atlanticus dapat memakan dan mendapatkan nutrisi dari hewan-hewan ini tanpa tersakiti oleh racun mereka. Hebatnya lagi, Glaucus Atlanticus dapat mencerna dan memasang nematosit-nematosit (duri-duri kecil yang biasa ada di kulit hewan beracun) yang berisi racun miliki mangsanya ini pada ”lengan-lengan”nya yang disebut cerata. Singkatnya, dia dapat menggunakan racun pertahanan diri mangsanya untuk mempertahankan dirinya sendiri! Sebuah studi menunjukkan bahwa nematosit yang ada di ujung “lengan” Glaucus Atlanticus sama dengan nematosit yang ditemukan pada hewan-hewan buruannya. Sungguh menakjubkan. Berikut penampakan Glaucus Atlanticus dalam video.



Source: anomalibio, youtube

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Leave your comment here...