Header

3/02/2012

Liar and Lies


Mengapa orang-orang berbohong?
Mengapa orang-orang tampaknya TIDAK dapat mengatakan kebenaran bahkan ketika kebenaran adalah jelas-jelas sebuah kenyataan?
Apa yang membuat seseorang memilih untuk berbohong daripada mengatakan yang sebenarnya?

Jika Anda memilih untuk berbohong, maka Anda harus hidup dalam kebohongan. Dan untuk tetap hidup, Anda harus tetap mengingat semua kebohongan tersebut dan kepada siapa kebohongan itu Anda katakan. Mengingat kebohongan-kebohongan tersebut tentunya adalah beban yang berat. Bahkan jika pembohong hanya berbohong sekecil apapun, rasa sakit yang diakibatkannya adalah luar biasa hebatnya. Mencari tahu seseorang yang Anda percayai telah melakukan kebohongan dengan cara yang tidak dapat Anda bayangkan membuat Anda bertanya-tanya mengapa mereka melakukan hal ini? Hal ini jelas menghancurkan hubungan pertemanan yang selama ini terjalin.

Kebohongan dapat menyebar ke area lain dalam hidup Anda seperti pekerjaan, hubungan dengan rekan kerja dan karyawan jika Anda menjalankan bisnis sendiri. Beberapa orang banyak berbohong untuk membuat kebohongan mereka dapat dipercaya dan menjadi "kebenaran" mereka. Mereka membuat kebohongan menjadi suatu kebiasaan. Orang-orang yang menemukan teman atau keluarga mereka telah berbohong, merasa dikhianati, terutama jika kebohongan itu tentang mereka.

Mengapa orang-orang merasa terdorong untuk berbohong? Pertama-tama kita harus mengetahui mengapa orang itu berbohong. Apakah mereka takut akan kebenaran? Apakah mereka takut tertangkap karena telah bersalah? Apakah mereka berbohong karena ada sesuatu yang mereka inginkan dan merasa satu-satunya cara untuk mendapatkannya adalah dengan berbohong? Orang yang telah terbiasa berbohong terlihat seperti orang yang sangat-sangat kesepian. Beberapa pembohong harus "membumbui" cerita mereka sehingga orang lain akan berteman atau menyukai mereka. Seorang pembohong yang menghiasi cerita hanya untuk memenangkan "teman" akhirnya akan kehilangan "teman" ketika kebohongan mereka telah ditemukan.

Orang-orang yang menjalani kebohongan hidup percaya bahwa kebohongan mereka akan membuat mereka hidup lebih baik. Seorang yang hidup dalam kebohongan, melakukannya untuk menghindari rasa sakit kehidupan. Kehidupan mereka tampak kosong dari kebahagiaan. Beberapa orang mencoba dan membenarkan kebohongan mereka. "Mereka akan marah padaku jika mereka tahu kebenaran"; "Mereka tidak akan menjadi temanku jika aku mengatakan kepada mereka kebenaran". Pembohong menyerang penuduh mereka karena mereka takut "kebenaran" mereka ternyata adalah sebuah kebohongan besar. Pembohong percaya bahwa tidak apa-apa menyakiti hati orang yang mereka kenal karena ini adalah yang mereka dapatkan sewaktu mereka kecil. Mereka tumbuh di dalam sebuah keluarga yang gagal yang menyebabkan mereka melanjutkan hidup mereka sebagai orang dewasa yang gagal.

Kebohongan memadamkan harapan, kepercayaan, dan pertemanan serta menghapus setiap kemungkinan untuk percaya pada orang yang berbohong. Beberapa orang berkata, "Baik, mengapa kita tidak memaafkan pembohong tersebut dan bergerak ke depan?" Saya akan memberitahu Anda mengapa. Memaafkan dapat ditarik sampai batasnya dan itu adalah sebuah kata yang sering digunakan. Memaafkan seseorang dapat membuat Anda menjadi lebih baik, itu benar. Tetapi jika orang tersebut terus melakukan kebohongan dan mereka merasa tidak ada penyesalan, bagaimana mungkin memaafkan dapat membuat Anda menjadi lebih baik? Untuk memaafkan seseorang yang dengan sengaja berbohong. Memaafkan hanya tepat jika pembohong benar-benar merasa menyesal karena telah berbohong dan berjanji tidak akan melakukannya lagi. Namun jika itu gagal, hal ini hanya akan membuat situasi menjadi lebih buruk.

Apakah mudah untuk seorang pembohong berhenti berbohong? Jawabannya adalah tergantung. Pembohong yang menjadikan kebohongan adalah suatu kebiasaan cenderung sangat sulit untuk berhenti berbohong, sama seperti pemabuk yang kesulitan untuk mengatakan tidak untuk minum atau perokok yang kesulitan untuk mengatakan berhenti merokok. Seorang yang terbiasa berbohong membutuhkan bantuan jika mereka ingin benar-benar berhenti dari kehidupan yang penuh dengan kebohongan.

Source: mediumsworld

Well, akhir-akhir ini saya juga merasa telah dibohongi & dikhianati oleh beberapa pihak yang dapat disebut sebagai teman. Saya telah kehilangan respek terhadap mereka. Mereka tidak dapat disebut sebagai seorang teman lagi, mereka tidak pantas dianggap sebagai teman karena telah melewati batas atau aturan tidak tertulis yang telah diciptakan sebelumnya. Saya memilih untuk menjauhi mereka sesuai prinsip hidup saya, yaitu "I chose to stay away from liar and betrayal ".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Leave your comment here...

Ada kesalahan di dalam gadget ini