Header

12/05/2011

Life Isn't Fair. So Now What?


"Life isn’t fair, deal with it." Itulah kalimat yang harus Anda tanamkan dalam hidup ini. Situasi Anda saat ini mungkin sangat-sangat tidak adil, tetapi kesempatan yang tinggal di dalamnya akan menggerakkan hidupmu sedikit demi sedikit ke arah yang lebih baik.

Anda mungkin hampir setiap hari akan mendengar orang-orang atau bahkan diri Anda sendiri mengatakan:

"Saya tidak bisa percaya ini terjadi padaku! Mengapa hal-hal yang buruk tampaknya selalu terjadi padaku!?"

"Saya orang yang istimewa, mengapa saya tidak diperlakukan seperti seseorang yang istimewa?"

"Mengapa semua orang tampaknya berhasil dan semua yang saya lakukan gagal?"

"Saya tidak mendapatkan pekerjaan / diajak keluar pada kencan kedua / mendapatkan perhatian dari saudara saya yang lain."

Para psikolog menyebutnya "pemikiran irasional" atau sebuah "distorsi kognitif". Pemikiran ini disebut "The Fallacy of Fairness" atau kekeliruan tentang keadilan. Pada dasarnya di kepala kita mengatakan, kita terkadang berpikir seperti seorang anak kecil yang seluruh hidupnya "harus adil".

Kebanyakan dari kita berjuang untuk menerima kenyataan bahwa hidup ini tidak didasarkan pada keadilan. Kita tidak mengerti mengapa orang-orang tidak selalu mendapatkan apa yang selayaknya mereka dapatkan. Kita mengharapkan orang baik untuk dihargai dan yang orang jahat dihukum.

Sekarang, saya tidak mengatakan bahwa kita tidak memiliki kendali dalam hidup kita. Tentu saja, kitalah yang mengendalikannya. Orang yang bekerja keras cenderung lebih sukses dalam hidupnya dibandingkan mereka yang tidak, tetapi bahkan pekerja keras juga dapat kehilangan pekerjaan mereka, perkawinan mereka atau impian mereka. Orang yang makan dan berolahraga secara teratur, statistik berbicara memiliki kesehatan yang lebih baik dan umur yang panjang, tetapi penyakit terkadang tidak memiliki sebab atau alasan untuk menyerang.

Dan untuk cinta, berhentilah mengeluh tentang hidup yang tidak adil, pergilah ke luar sana dan lakukan sesuatu - cobalah untuk membuatnya adil jika Anda mampu, atau hanya mencoba untuk membuat hidup Anda mampu menyentuh sesuatu yang baik. Nikmati hidup Anda, bantu orang lain untuk menikmatinya juga.

Yang ingin saya katakan adalah bahwa hidup itu seperti cuaca. Pada umumnya - di zaman modern ini - kita tidak berpikir tentang keadilan ketika cuaca cerah atau langit berawan dan kita berpikir sebaliknya ketika hujan datang. Ini bukan sebuah hukuman untuk perilaku buruk atau sebuah hadiah untuk perilaku yang baik. Faktanya, layaknya kehidupan, cuaca sangat sedikit hubungannya dengan keadilan. Meskipun kita tentu memiliki pengaruh pada lingkungan (untuk baik atau buruknya cuaca), kebanyakan faktor alami berpengaruh jauh lebih besar daripada kita. Dari sudut pandang kehidupan kita sehari-hari, cuaca hanya datang. Suka atau tidak, kita harus menghadapinya.

Life is unfair. So now what?
Anda tidak memakai pisau untuk melawan pistol dan Anda tidak berharap menang di sebuah meja dimana si dealer judi melakukan kecurangan. "Keadilan" yang sering orang bicarakan adalah sebuah gagasan bahwa jika Anda pergi ke sekolah dan mendapatkan nilai yang baik, Anda dapat lulus, mendapatkan pekerjaan yang baik dan mendapatkan upah gaji yang setimpal". Tetapi kenyataannya tidak selalu seperti itu. Terkadang, sesuatu tak terduga terjadi begitu saja.

Anda dapat menghabiskan seluruh energi dan waktu Anda untuk terjebak dalam pikiran berulang (tentang bagaimana kehidupan yang tidak adil itu), atau Anda dapat menerima kebenaran yang tak dapat disangkal itu - tidak ada jalan bagi dunia untuk terus menunjukkan sifat universalnya, menyeimbangkan setiap orang di setiap waktu - dan bertanya pada Anda, "Jadi apa yang saya lakukan sekarang?"

Salah satu kunci untuk mengatasi pemikiran irasional adalah dengan mengidentifikasinya seperti Anda berbicara dengan diri Anda sendiri. Dengan mengidentifikasi pemikiran irasional tersebut, Anda akan berada di posisi yang lebih nyaman untuk menjawabnya di masa yang akan datang. Setelah Anda melacak seberapa sering Anda melakukannya, maka Anda dapat memulai menjawabnya.

Hidup memang tidak adil. Sekali Anda dapat menerima dasar dan aspek ketidakberuntungan dalam hidup, Anda bisa melanjutkan ke langkah berikutnya - dan berilah tenaga pada diri Anda untuk bergerak maju. Bayangkan semua energi yang akan Anda simpan yang berasal dari pemikiran rasional selalu berjalan di kepala Anda!

Hidup adalah sebuah permainan untuk belajar yang tidak akan pernah berakhir. Ketika sesuatu yang buruk terjadi pada Anda (atau ketika sesuatu yang baik tidak terjadi pada Anda), mungkin hal tersebut tidak hanya sekedar sesuatu yang buruk. Itu mungkin adalah sebuah kesempatan untuk belajar sesuatu yang baru - tentang diri Anda, tentang cara dunia bekerja, atau tentang perasaan orang lain terhadap Anda.

Source: psychologytoday, psychcentral, escapingthe9to5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Leave your comment here...