Header

5/02/2012

Live Fish and Turtles Sold as Keychains in China


Di stasiun bawah tanah Sihui di Beijing, kura-kura jenis Brazilian & ikan hidup dijadikan gantungan kunci. Sovenir ini sangat ramai dibeli. Kelompok pelindung binatang memprotes dan melakukan pencekalan dan menyebut sovenir ini sebagai bentuk penyiksaan hewan yang murni. Sayangnya, belum ada hukum untuk perlindungan hewan yang bisa mencegah penjualan sovenir ini.

Gantungan ini berukuran panjang sekitar 7 cm berbentuk kapsul dari plastik yang berisi air berwarna-warni & juga terdapat seekor kura-kura Brazil atau 2 ekor ikan kecil jenis Kingfish di dalamnya. Si penjual menjelaskan bahwa air berwarna yang ada di dalam gantungan kunci itu memiliki semacam ‘gizi’, jadi hewan yang ada di dalamnya bisa bertahan hidup selama berbulan-bulan. Gantungan kunci ini laris bak kacang goreng, bahkan dalam 5 menit, 10 buah gantungan kunci sudah terjual.


Seorang pembeli berumur kira kira 30 tahun mengatakan gantungan kunci itu kelihatan cantik & bisa membawa keberuntungan. Memang di Cina, kura-kura merupakan salah satu hewan yang dianggap membawa keberuntungan. Tapi ada juga pembeli yang membeli gantungan kunci itu lalu melepaskan hewan di dalamnya karena merasa kasihan.

Menurut Mary Peng, pendiri International Center for Veterinary Services, ikan dan kura-kura tidak akan bertahan hidup lama di dalam kantong plastik yang tertutup rapat karena sudah pasti akan kehabisan oksigen. Kelompok perlindungan hewan menentang keras penjualan gantungan kunci ini. Direktur NGO Capital Animal Welfare Association, Qin Xiaona menyatakan bahwa menaruh benda hidup di dalam tempat kecil yang tersegel & terbatas untuk tujuan memperoleh keuntungan sangat tidak bermoral & benar-benar merupakan salah satu bentuk nyata penyiksaan terhadap binatang. Tapi, Cina hanya memiliki Wild Animal Protection Law. Jadi jika hewan-hewan tersebut bukan hewan liar, mereka tidak termasuk dalam cakupan undang-undang tersebut. Xiaona melanjutkan jika hukum perlindungan hewan tidak bisa diharapkan, maka secara mendesak, Cina perlu undang-undang baru yang mengatur undang-undang anti penyiksaan terhadap hewan. Sementara itu, Xiaona sibuk meminta orang-orang untuk tidak membeli gantungan kunci ini dengan alasan jika tidak ada yang membeli, pasar gantungan kunci ini akan mati & dengan sendirinya, produksi souvenir ini akan berhenti.

Source: satwaunik

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Leave your comment here...

Ada kesalahan di dalam gadget ini