Header

Tampilkan postingan dengan label please. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label please. Tampilkan semua postingan

8/31/2012

3 Magic Words - The Story


Kisah ini terjadi di sebuah pesta perpisahan sederhana tentang pengunduran diri seorang direktur.

Diadakanlah sebuah sesi acara penyampaian pesan, kesan & kritikan dari anak buah kepada Sang Direktur yang akan segera memasuki masa pensiun.

Karena waktu terbatas, kesempatan pernyataan tersebut dipersilahkan dalam bentuk tulisan. Di antara pujian & kesan yang diberikan, dipilih dan dibingkai untuk diabadikan kemudian dibacakan di acara tersebut, yakni sebuah tulisan dari seorang office boy yang telah bekerja cukup lama di perusahaan itu.

Dia menulis semuanya dengan huruf kapital sebagai berikut :
• Yang terhormat Pak Direktur. Terima kasih karena Bapak telah mengucapkan kata TOLONG, setiap kali Bapak memberi tugas yang sebenarnya adalah tanggung jawab saya.

• Terima kasih Pak Direktur karena Bapak telah mengucapkan MAAF, saat Bapak menegur, mengingatkan dan berusaha memberitahu setiap kesalahan yang telah saya perbuat, karena Bapak ingin saya merubahnya menjadi kebaikan.

• Terima kasih Pak Direktur karena Bapak selalu mengucapkan TERIMA KASIH kepada saya atas hal-hal kecil yang telah saya kerjakan untuk Bapak.

• Terima kasih Pak Direktur atas semua penghargaan kepada orang kecil seperti saya, sehingga saya bisa tetap bekerja dengan sebaik-baiknya, dengan kepala tegak, tanpa merasa direndahkan dan dikecilkan. Dan sampai kapanpun Bapak adalah Pak Direktur buat saya.

• Terima kasih sekali lagi. Semoga kebajikan melindungi jalan dimanapun Pak Direktur berada.

Setelah sejenak keheningan menyelimuti ruangan itu, serentak tepuk tangan menggema memenuhi ruangan. Diam-diam Pak Direktur mengusap genangan airmata di sudut mata tuanya, terharu mendengar ungkapan hati seorang office boy yang selama ini dengan setia melayani kebutuhan seluruh isi kantor.

Pesan Cerita :
Kata "Tolong", Kata "Maaf" dan Kata "Terima Kasih" adalah The Three Magic Words atau Tiga kata ajaib. Tiga kata pendek yang sederhana tetaρi mempunyai dampak yang sangat positif. Sesungguhnya dengan menghargai orang lain, minimal kita telah menghargai diri kita sendiri.

Marilah kita membiasakan diri untuk mengungkapkan ke tiga kata ini jika berinteraksi dengan seseorang atau sesama secara TULUS dan IKHLAS. Maka hubungan saling menghargai dan dihargai akan tercipta dalam kehidupan sosial kita.

Source: buddhistzone

1/05/2012

You Could Die Trying to Please Everyone


Apakah Anda menginginkan semua orang untuk menyukai Anda?
Apakah Anda berusaha membahagiakan semua orang?

Pernahkah Anda belajar bahwa Anda tidak bisa membuat semua orang bahagia? Saya pernah. Saya merasakan rasa frustasi dalam bagian seorang ibu, istri dan wanita karir yang berusaha untuk membuat pelanggan dan semua orang di dalam kehidupannya bahagia. Itu hanya tidak akan terjadi setiap saat. Jika saya dapat mencari tahu bagaimana membuat semua orang bahagia di dalam hidup saya, saya akan langsung memberitahukannya kepada Anda. Sebaliknya, saya akan berkata bahwa Anda hanya dapat melakukan yang terbaik dalam segala kesempatan yang ada di dalam hidup Anda.

Jika Anda merasa baik tentang siapa diri Anda dan bagaimana Anda memperlakukan orang maka hal ini akan datang ketika Anda berinteraksi dengan orang lain. Mari kita hadapi itu. Ketika nenek Dorothy menyapu birai tertinggi di dapur Anda dengan jarinya dan datang dengan debu, tidak ada sesuatu yang dapat Anda lakukan atau katakan untuk menyenangkan hatinya. Anda harus membiarkan dia membuat komentar tentang perempuan muda yang hari ini tidak menggunakan sarung tangan seperti yang dilakukannya, dan Anda hanya bisa menganggukkan kepala dan tersenyum.

Saya berada di bagian customer service dalam waktu yang lama. Saya telah menangani pelanggan terbaik dan terburuk, terkadang semuanya dalam satu hari. Saya juga seorang ibu, seorang kakak, seorang anak perempuan, dan seorang menantu. Saya telah belajar mengenai beberapa hal bertahun-tahun dan saya sadar bahwa saya tidak dapat membahagiakan semua orang di sekitar saya. Ketika rekan Anda memuji tindakan Anda, belum tentu rekan Anda yang lainnya melakukan hal yang sama. Anda harus ingat hal itu. Dan ketika Anda menghadapi situasi terburuk yang Anda butuhkan adalah seorang teman yang dapat mengubah dan menggunakan sarkasme terbaik untuk melewatkan apa yang sedang terjadi. Mereka bahkan tidak perlu memberikan Anda saran ketika itu, tetapi mereka perlu untuk mendengar dan tertawa bersama Anda. Satu pesan singkat cepat atau telepon dapat membantunya kembali ke situasi dimana dia siap menghadapi itu.

Hal lain yang saya pelajari, yang saya pikir sama pentingnya adalah pengendalian diri. Jangan menangis, teriak selama konfrontasi. Jadilah seorang yang percaya diri, nyatakan apa yang Anda rasakan dan biarkan diri Anda menunjukkan jati diri yang sebenarnya. Katakan kepada orang-orang di sekitar Anda tentang perasaan Anda yang sesungguhnya, walaupun terkadang kenyataan memang menyakitkan. Tertawalah sampai Anda terasa sakit. Anda tidak dapat membahagiakan semua orang. Orang-orang akan menemukan kesalahan tentang situs Anda, produk Anda, tindakan Anda, sikap Anda, dan apapun tentang yang datang bersama Anda. So what? Yang penting adalah bagaimana Anda mengetahui apa yang Anda lakukan adalah yang terbaik dan benar, dan Anda merasa bahagia dengan diri Anda.

Berikut 2 quote terkenal sebagai penutup dari cerita ini.

"I cannot give you the formula for success,
but I can give you the formula for failure.
Try to please everybody."
- Herbert Bayard Swope

“You can die trying to please everyone.”
- Nathaniel Taylor

Source: oldfashionedliving